Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

AREMANIA berulah di kediri

Selasa, 03 Agustus 2010

KEDIRI, KOMPAS.com — Sedikitnya 500 personel polisi yang dikerahkan untuk mengantisipasi kedatangan Aremania ke Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/8/2010), tidak mampu berbuat banyak. Bahkan salah seorang anggota polisi tidak berdaya saat terkena lemparan batu oleh Aremania di bagian dadanya.

"Kami memang tidak melakukan tindakan kecuali mereka terlebih dahulu membuat masalah. Fokus pengamanan dititikberatkan di Stasiun Kediri," ujar Kapolresta Kediri AKBP Mulia Hasudungan Ritonga di Kediri.

Kepala Satuan Reskrim AKP Didit Prihantoro mengatakan, polisi sebenarnya berjaga di sepanjang rel kereta mulai Kelurahan Kemasan sampai dengan Jalan Brigjen Katamso. Namun, mereka tidak mampu menghentikan ulah Aremania yang melempar batu secara membabi buta ke rumah-rumah warga dan masyarakat yang berada di sekitar rel.

Seperti diketahui, ratusan suporter Arema Malang atau Aremania mengamuk di Kota Kediri, Jawa Timur. Mereka melempari batu dari atas kereta secara membabi buta. Sedikitnya dua warga sipil terluka parah dan puluhan rumah warga di sepanjang rel rusak berat terkena batu.

Peristiwa kelabu itu terjadi sekitar pukul 08.00. Ratusan anggota Aremania menumpang KA Mataremaja jurusan Jakarta-Malang dalam perjalanan pulang dari Stadion Manahan, Solo, seusai menyaksikan laga final Piala Indonesia antara Arema dan Sriwijaya FC. Saat memasuki Kota Kediri, tiba-tiba mereka mengamuk. Adapun batu-batu diambil saat kereta berhenti di Stasiun Kertosono, Nganjuk, sebelum memasuki Kota Kediri.

sriwijaya fc juara piala indonesia 2010

Senin, 02 Agustus 2010

                                                                   pavel solomin,kunci kemenangan sriwijaya fc


SOLO, KOMPAS.com - Kesebelasan Sriwijaya FC untuk sementara mampu menahan imbang 0-0 Arema Indonesia pada babak final Piala Indonesia 2010 di Stadion Manahan Solo, Minggu. Sejak pertandingan dimulai Sriwijaya FC langsung menekan pertahanan Arema Indonesia yang dikawal oleh Irfan Raditya. 

Beberapa peluang langsung terjadi salah satunya lewat kerjasama antara Zah Rahan dengan Pavel Solomin. Namun tendangannya masih melambung diatas gawang.

Peluang tidak hanya diraih oleh Laskar Wong Kito, Arema Indonesia juga mendapat peluang lewat Noh Alamsyah maupun Roman Chmelo hanya saja upaya yang dilakukan belum mampu menciptakan gol.

Dukungan ribuan Aremania membuat semangat anak asuh Robert Albert itu meningkatkan tempo permainan. Permainan cenderung keras pun terjadi. Akibatnya striker Arema Indonesia Noh Alamsyah diusir dari lapangan (kartu merah) setelah melakukan pelanggaran keras pada Preciouse Emuejeraye.

Unggul jumlah pemain membuat semangat anak asuh Rahmad Darmawan berbalik meningkatkan tempo permainan. Beberapa peluang terjadi baik lewat Pavel Solomin maupun Keith Kayamba. Namun demikian belum mampu menjebol gawang Kurnia Mega.

Upaya untuk menciptakan gol terus dilakukan oleh tim dua kali juara Piala Copa Indonesia musim 2007/2008 dan 2008/2009 itu. Namun kuatnya pertahanan Arema masih belum mampu diterobos.

Hingga peluit panjang tanda babak pertama usai ditiup wasit Jimmy Napitulu kedudukan sementara tetap 0-0. Selama babak pertama beberapa pemain mendapat kartu kuning termasuknya jebolnya salah satu pintu stadion. 

Berikut susunan pemain kedua tim yang berlaga pada final Piala Indonesia 2010. 

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu (gk), Charis Yulianto, Ambrizal, Preciouse Emuejeraye, Isnan Ali (kk), Toni Sucipto, Zah Rahan, Ponaryo Astaman, Keith Kayamba Gums, Obiora dan Pavel Solomin.

Arema Indonesia: Kurnia Mega (gk), Zulkifli, Irfan Raditya, Waluyo, Benny Wahyudi, Juan Revi (kk), Ahmad Bustomi, M. Ridhuan (KK), Roman Chmelo, M. Fahruddin dan Noh Alamsyah (km).

indonesia tantang timnas argentina

Minggu, 01 Agustus 2010

JAKARTA, KOMPAS.com  Tim nasional sepak bola Indonesia berencana menjajal kekuatan timnas Argentina. Rencana tersebut merupakan bagian dari persiapan tim Merah-Putih berlaga di Piala AFF pada 2-27 Desember nanti.

Pelatih Alfred Riedl telah mengumumkan skuad sementara yang terdiri dari 22 pemain yang berlaga di ajang Liga Super Indonesia (LSI). Namun, komposisi pasukan "Garuda" akan berubah karena Riedl akan memasukkan 15 pemain lagi dari klub-klub yang tampil pada semifinal dan final Piala Indonesia 2010.

Sebagai bagian dari persiapan Piala AFF, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan akan melaksanakan pertandingan persahabatan. Rencananya, pertandingan persahabatan akan dilaksanakan pada bulan Oktober dan pada November mendatang.

"Kami telah sepakat tidak melakukan pertandingan ke luar negeri. Namun, kami mengundang tim-tim lain ke sini," kata Sekjen PSSI Noegraha Besoes pada peluncuran skuad timnas di Jakarta, Jumat (31/7/2010).

Ketua Badan Tim Nasional Iman Arif mengatakan, timnas akan beruji coba melawan klub dari Jepang, Korea Selatan, dan timnas Argentina. "Kami akan mengundang klub Jepang, seperti Uruwara Reds," ungkap Iman.

"Untuk beruji coba melawan timnas Argentina, kami sudah mengirimkan surat kepada mereka," imbuhnya.

Sebelum menggelar uji coba, timnas akan melakukan pemusatan latihan sebanyak tiga kali, yaitu pada 1 Agustus hingga 7 September, 1 sampai 14 Oktober, dan 8 November hingga 1 Desember.

kostum baru MU di musim 2010/2011

Senin, 19 Juli 2010


Akhirnya Manchester United (MU) telah resmi mengeluarkan jersey alias kostum yang akan dipakai pada musim kompetisi 2010-2011. Tadi pas buka situs manutd.com, ada berita terbaru bahwa MU telah merelase kostum kandang mereka untuk musim kompetisi mendatang.
Menurut aku sih perbedaan utama kostum baru ini dibandingkan kostum lama adalah
  1. Penggantian sponsor dari AIG ke AON
  2. Bentuk kaos di leher dari bentuk oval ke bentuk V dan berkerah
  3. Warnanya lebih merah nyala membara dibandingkan merah darah pada musim kompetisi lalu.
  4. lebih simple dan enak dilihat lah
dan ini adalah kostum away(tandang)nya.

Barca menyerah kejar fabregas

Sabtu, 17 Juli 2010

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona tak berhasil mendapatkan Cesc Fabregas setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Arsenal. Namun, "El Barca" yakin bisa mendapatkannya dua musim lagi.
Barca sempat mengajukan penawaran sebesar 25 juta poundsterling (Rp 345 miliar) kepada Arsenal. Namun, "The Gunners" menolak mentah-mentah tawaran itu dengan asumsi gelandang berusia 23 tahun tersebut masih terikat kontrak hingga Juni 2015.
Barca tak menyerah sedikit pun. Klub pun seperti mendapat bantuan setelah Lionel Messi dkk merayu Fabregas. Carles Puyol dan Gerard Pique sempat ingin "merusak" relasi antara Fabregas dengan Arsenal dengan memaksanya mengenakan seragam Barcelona saat perayaan Spanyol menjadi juara dunia.
Namun, Fabregas menyatakan, insiden tersebut hanya anekdot dan tak ada yang berubah antara hubungannya dengan Arsenal. Akhirnya, Fabregas memang berkomitmen bertahan di Emirates pada musim depan.
"Arsenal merasa disakiti oleh Barca," ucap Rosell. "Mereka tidak ingin mendengar adanya penawaran atau penjualan. Mereka juga tidak menempatkan Fabregas dalam bursa transfer. Ada beberapa sengketa beberapa bulan lalu dan mereka tidak akan melupakan itu," tambahnya.
Kendati begitu,  Rosell mengatakan, bukan berarti klubnya telah menyerah memboyong Fabregas. Sang presiden yakin bisa memboyongnya dua musim lagi. "Fabregas akan datang, meskipun tidak saat ini, mungkin musim depan. Kita lihat saja nanti. Salah satu yang pasti, kami tidak akan terlalu gila untuk memboyongnya," tekan Rosell. 

"Pemegang saham enggan membayar 60 atau 70 juta euro untuk dia. Kami tak menghabiskan semua dana untuknya. Kami hanya membayarnya sesuai nilai di pasar transfer," tutupnya.

SPANYOL JUARA DUNIA !!!!!

Senin, 12 Juli 2010

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Kesebelasan nasional Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 Afrika Selatan setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada babak final Piala Dunia, Minggu (11/7/2010). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh gol Andres Iniesta pada menit ke-116.

Spanyol pantas berlega hati atas hasil itu. Mendominasi pertandingan sejak awal, mereka terus mengalami kesulitan mencetak gol.

Pada menit kelima, Spanyol menciptakan peluang emas melalui Sergio Ramos. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Xavi tepat ke tengah gawang, yang sayangnya berhasil digagalkan Maarten Stekelenburg.

Belanda sempat membalas ancaman itu dengan sebuah tembakan akurat yang dilepaskan Dirk Kuyt dari luar kotak penalti. Namun, tembakan itu begitu lemah sehingga mudah diantisipasi Iker Casillas.

Pada menit ke-11, Ramos kembali membahayakan gawang Belanda. Dari sektor kiri pertahanan Belanda, ia mengirim bola ke tengah gawang. Namun, bola berhasil diblok John Heitinga.

Semenit berselang, David Villa menguasai umpan Xabi Alonso di sisi kiri dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang juga melenceng dari sasaran.

Tak mau terus tertekan, Belanda mencoba bergerak maju pada menit ke-15. Selain agresif dalam merebut bola, mereka juga lugas dalam melakukan serangan ketika berhasil menguasainya.

Sayang, meski mampu mengurangi dominasi Spanyol, Belanda masih kerap melakukan kesalahan umpan sehingga usaha mereka kerap patah di tengah jalan.

Di tengah kesulitan itu, Belanda mendapat tendangan bebas, menyusul pelanggaran Carles Puyol kepada Arjen Robben. Wesley Sneijder yang dipercaya mengeksekusi hadiah mengirim tendangan langsung ke gawang Casillas. Namun, Casillas berhasil mengamankan bola.

Meski gagal, ancaman itu semakin melambungkan kepercayaan diri Belanda. Mengandalkan permainan sayap, mereka mencoba menembus benteng Spanyol.

Spanyol yang sempat solid dalam melakukan pressing di menit-menit awal agak kerepotan, terutama menghadapi pergerakan Arjen Robben di sisi kiri pertahanan mereka.

Untungnya, koordinasi permainan Belanda kurang kompak. Robben beberapa kali terlihat kesulitan menemukan rekan untuk diumpan. Bola pun kerap hilang akibat jatuh di kaki lawan atau direbut mereka.

Belanda yang tak mau tertekan berusaha melakukan pressing kepada Spanyol. Usaha ini cukup efektif meredakan alur serangan Spanyol yang menggelora di menit-menit awal.

Pertandingan kemudian berlangsung alot dan nyaris tanpa peluang berarti. Aksi perebutan bola pun berlangsung semakin panas dan keras. Pelanggaran demi pelanggaran berujung kartu kuning semakin sering terjadi.

Situasi terus berlangsung tanpa solusi, sampai pada menit ke-37, Belanda mendapat hadiah sepak pojok. Sneijder yang melakukan eksekusi mengirim bola kepada Mark van Bommel, yang meneruskannya kepada Joris Mathijsen di tengah kotak penalti Spanyol.

Sayang, Joris Mathijsen yang berada dalam posisi nyaris tak terkawal gagal menjangkau bola sehingga keluar lapangan.

Spanyol membalas ancaman itu melalui Pedro Rodriguez pada menit ke-38. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti juga meleset dari sasaran.

Menjelang akhir babak pertama, Robben melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang Spanyol. Namun, bola berhasil ditepis Casillas. Itu merupakan peluang terakhir di babak pertama.

Pada menit ke-48, Spanyol berhasil membahayakan gawang Belanda. Ancaman bermula dari sepak pojok Xavi ke kotak penalti yang ditanduk Puyol. Bola kemudian bergulir ke dekat Joan Capdevilla.

Namun, Capdevilla yang berdiri nyaris tanpa kawalan gagal menjangkau bola sehingga bola keluar lapangan.

Belanda membalas ancaman itu dengan tembakan jarak jauh Arjen Robben pada menit ke-52. Sayang, tembakannya melenceng dari sasaran.

Setelah itu, tak ada serangan berbahaya sampai pada menit ke-62, Robben berhasil menjangkau umpan terobosan Sneijder, menggiringnya sendirian sampai berhadapan dengan Casillas, sebelum melepaskan tendangan, yang sayangnya mengenai kaki Casillas sehingga bola keluar lapangan.

Spanyol baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-68 melalui David Villa. Memanfaatkan bola yang lepas dari kontrol John Heitinga, ia melepaskan tembakan dari depan mulut gawang, yang sayangnya masih bisa diblok oleh Heitinga.

Belanda belum menciptakan ancaman ketika pada menit ke-77 Sergio Ramos berhasil menanduk bola sepak pojok Xavi dari tengah kotak penalti, tetapi bola meluncur ke atas mistar gawang.

Selanjutnya, Spanyol tampak kembali memainkan penguasaan bola dan perlahan mendominasi permainan Belanda. Namun, Belanda dengan tenang meredamnya dan pada menit ke-82, mereka menyelipkan serangan balik yang dipimpin Robben.

Saat itu, ia sendirian mencoba mengejar umpan Robin van Persie. Setelah berebut bola dengan Puyol, Robben berhasil menguasai bola. Namun, belum sempat melepaskan tembakan, Casillas keburu merangsek mengamankan bola.

Walau gagal, serangan itu memacu kembali semangat Belanda. Kedua kubu pun kembali saling rebut bola dan bertukar serangan. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, tak ada gol tercipta dan babak tambahan pun terpaksa dimainkan.

Dua menit babak tambahan berjalan, Spanyol memberikan tekanan yang berujung jatuhnya Fabregas di kotak penalti. Namun, Howard Webb menyatakan tak ada pelanggaran.

Memendam kecewa, Spanyol melanjutkan tekanan mereka sampai pada menit ke-95, Fabregas melepaskan tembakan akurat yang masih bisa diblok Stekelenburg.

Belanda membalas ancaman itu dengan sebuah serangan balik yang dipimpin Arjen Robben. Namun, bek Spanyol berhasil membuang bola keluar lapangan.

Belanda belum menciptakan ancaman baru ketika Spanyol kembali menggebrak melalui Andres Iniesta pada menit ke-99. Ia masuk kotak penalti, tetapi belum sempat melepaskan tembakan, Van Bronckhorst berhasil menyontek bola.

Tak mau kehilangan momen, Spanyol melanjutkan tekanan mereka yang berujung dengan tembakan Jesus Navas, yang melenceng ke sisi kiri gawang Belanda.

Meski gagal, Spanyol tak menurunkan intensitas serangannya. Nyaris tak terancam, mereka menciptakan sejumlah ancaman yang tak membuahkan gol sampai akhir babak tambahan pertama.

Di awal babak tambahan kedua, Belanda kembali dipaksa bertahan. Belum sempat bangkit, mereka terkena bencana kartu kuning kedua John Heitinga akibat melanggar Andres Iniesta pada menit ke-110.

Meski begitu, Belanda masih berusaha memberi perlawanan. Sayang, belum menciptakan ancaman berarti, mereka malah kecolongan gol Iniesta pada menit ke-116. Memanfaatkan umpan terobosan Cesc Fabregas, ia mengirim bola masuk dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Stekelenburg.
Meski terpukul, Belanda masih mencoba bangkit. Sayang, usaha mereka gagal membuahkan gol balasan sampai peluit berbunyi panjang.
Selama pertandingan, Spanyol menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan enam peluang emas dari 18 percobaan. Adapun Belanda melepaskan lima tembakan akurat dari 13 usaha.
Susunan pemain:
Belanda:
Maarten Stekelenburg; Gregory van der Wiel, John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst (Edson Braafheid  104); Dirk Kuyt (Eljero Elia 70), Mark van Bommel, Wesley Sneijder, Nigel de Jong (Rafael Van der Vaart 98), Arjen Robben; Robin van Persie
Spanyol: Iker Casillas; Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Joan Capdevila; Xabi Alonso (Cesc Fabregas), Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets; Pedro (Jesus Navas 60), David Villa (Fernando Torres 106)

FIFA resmi luncurkan logo piala dunia 2014 brazil

Minggu, 11 Juli 2010


Logo Piala Dunia 2014 Brasil telah resmi diluncurkan Oleh FIFA pada hari Kamis malam 08 Juli 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan. Dalam acara yang dipimpin oleh Presiden FIFA Sep Blatter tersebut dihadiri juga oleh Presiden Brasil, Luiz Inacio 'Lula' da Silva.

Piala dunia 2010 sendiri sudah hampir usai dengan menyisakan dua partai tersisa. Partai perebutan tempat ke tiga mempertemukan Uruguay dengan Jerman di hari Sabtu ini, sedangkan partai final akan digelar pada hari Minggu dengan mempertemukan calon juara baru Belanda dan Spanyol.

Berbicara dalam acara peresmian logo tersebut, presiden FIFA mengatakan alasan mengapa FIFA menunjuk negara dari Amerika Selatan ini menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 nanti. "Brazil adalah negara sepak bola. Mereka sudah memenangi piala ini 5 kali, tetapi mereka terakhir menjadi tuan rumah pada tahun 1950. Sepak bola sudah seperti agama di Brazil. Kini saatnya kembali ke CONMEBOL, dan sekarang saatnya untuk kembali ke Amerika Selatan," jelas Blatter panjang lebar.

Presiden FIFA ini menambahkan, "Seperti halnya di sini, di Afrika Selatan, sepak bola membaur dengan masyarakat. Seperti kata Presiden Lula juga, sepak bola bukan hanya menendang bola semata. Ini budaya. Ini hidup. Saya senang sekali Presiden Brazil sudi hadir di peluncuran logo Piala Dunia ini."
Presiden Brazil dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terpilihnya Brazil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014. Meskipun ia tidak tahu apakah dirinya tetap menjadi Presiden Brasil atau tidak saat pemilu 2011 nanti. "Saya berterima kasih kepada Sep Blatter yang telah memenuhi harapan warga Brazil. Terima kasih juga untuk Joao Havelange, yang ingin membawa Piala Dunia kembali ke Brazil," katanya.

Ia menambahkan," Saya sudah mengatakan kepada Ricardo Teixeira bahwa di 1 Januari 2011 nanti saya tetap ingin menjadi Presiden Brasil, tetapi saya juga akan tetap menjadi warga Brasil jika tidak terpilih lagi, dan saya akan membantu apa pun selama saya bisa."
sumber:aamboyz.blogspot.com

bursa taruhan lebih unggulkan spanyol(original by me)

ASIAN HANDICAP secara rasmi mengeluarkan daftar bursa taruhan mereka,hasilnya adalah spanyol 0:1/4 belanda,tentu dari hasil itu spanyol lebih di unggulkan ketimbang belenda,hal itu juga dibenarkan oleh bursa yg lain seperti bet and win(BWIN) yg mensposori klub AC milan,dan real madrid

aturan main:tim yg diberi nilai 0 adalah tim yg di unggulkan,sedangakn tim yang diberi nilai lebih dari nol,maka nilai itu adalah kemungkinan tim itu akan kalah,seperti contoh:spanyol mendapat nilai 0,maka kemungkina spanyol kalah adalah 0,sedankankemungkinan belanda akan kalah adalah 1/4,mudah kan???

perebutan tempat ketiga piala dunia 2010

PORT ELIZABETH, KOMPAS.com - Jerman mengulang prestasi Piala Dunia 2006 dengan merebut tempat ketiga pada Piala Dunia 2010. Dalam pertarungan alot lawan Uruguay, Jerman akhirnya menang 3-2.

Jerman sebetulnya tak tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam duel di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizebeth, Sabtu (10/7/2010) malam itu. Pelatih Joachim Loew mengganti lima pemain yang dimainkannya dalam semifinal lawan Spanyol. Sebaliknya, Pelatih Uruguay Oscar Tabarez sangat mengincar peringkat ketiga ini dengan memainkan semua pemain utamanya.

Setelah membnuang dua pelaung di menit ke-10, Jerman membuka keunggulan lewat serangan mematikan di menit ke-19. Tendangan Bastian Schweinsteiger terlalu keras bagi kiper Fernando Muslera. Kiper Uruguay ini hanya sanggup menahannya, tapi bola muntah disambar oleh Thomas Mueller dan gol.

Sembilan menit kemudian, Schweinsteiger justru membuat kesalahan. Bolanya direbut Diego Perez di tengah lapangan dan diberikan kepada Luis Suarez. Edinson Cavani membawa umpan melebar dari Suarez, menusuk cepat di sayap kiri, dan mengarahkannya ke tiang jauh. Gol, skor 1-1 bertahan sampai turun minum.

Dua menit setelah jeda, Suarez kembali mendapat peluang membuat gol. Ia menyambar bola Cavani, yang tak dapat diamankan oleh Butt. Tembakan Suarez kembali melenceng.

Diego Forlan akhirnya membalikkan keadaan lewat golnya di menit ke-51. Menerima bola dari Egidio Arevalo, pemain Atletico Madrid itu melepas tendangan setinggi dada. Butt hanya berdiri diam menyaksikan bola memantul tanah dan masuk gawang.

Keunggulan ini pun hanya berlangsung lima menit. Marcell Jansen berhasil menyamakan skor setelah menanduk crossing Jerome Boateng dari sayap kanan.

Pertandingan kini semakin panas. Serangan Uruguay semakin membabi buta. Suarez kembali melepas tendangan keras di menit ke-62. Kali ini Butt berhasil menepisnya. Tiga menit kemudian, giliran Forlan dikecewakan oleh pertahanan rapat Butt.

Masuknya Stefan Kiessling hampir membuat Jerman unggul di menit ke-75. Tendangannya pemain Bayer Leverkusen itu masih bisa ditepis oleh Muslera.

Kemenangan "Die Mannschaft" akhrinya ditentukan oleh gol Sami Khedira pada menit ke-82. Berawal dari sepak pojok Oezil, Khedira berhasil menyambut bola liar dengan tandukan ke gawang Muslera.

Di menit terakhir, Uruguay mendapat kesempatan mencetak gol lewat tendangan bebas. Sungguh apes, tendangan Forlan mengenai mistar dan keluar. Laga pun berakhir untuk kemenangan "Die Mannschaft".

Susunan pemain:
Uruguay (4-4-2):
Muslera; Fucile, Lugano, Godin, Caceres; M. Pereira, Perez (Gargano 77), Cavani, Arevalo; Suarez, Forlan.

Jerman (4-2-3-1): Butt; Boateng, Mertesacker, Friedrich, Aogo; Schweinsteiger, Khedira; Mueller, Oezil (Tasci 91), Jansen (Kroos 81); Cacau (Kiessling 73).
sumber:bola.kompas.com

hari 1 perdelapan final piala dunia 2010

Minggu, 27 Juni 2010



Ghana menjejakkan kakinya di perempat final Piala Dunia 2010. "The Black Stars" meraih tiket babak delapan besar event paling bergengsi itu setelah menaklukkan Amerika Serikat 2-1 di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Sabtu (26/6/2010) malam atau Minggu (27/6/2010) dinihari WIB.

Striker Asamoah Gyan menjadi pahlawan Ghana berkat golnya pada menit kedua babak perpanjangan waktu. Dengan demikian, Ghana akan menghadapi Uruguay pada perempat final di Stadion Soccer City, Johannesburg, 3 Juli mendatang.

Hasil ini juga sekaligus memupus harapan AS untuk membalas kegagalannya empat tahun silam. Di Piala Dunia Jerman 2006, AS juga tersingkir karena kalah 1-2 dari Ghana pada laga pamungkas penyisihan grup.

Ghana, satu-satunya negara dari benua Afrika yang lolos ke babak 16 besar, tampil agresif sejak peluit kick-off berbunyi. "The Black Stars" tak menunggu lama untuk meraih keunggulan karena pada menit kelima Kevin Prince Boateng sudah menjebol gawang Tim Howard.

Penyerang Uruguay, Luis Suarez, bangga bisa mencetak sepasang gol sekaligus mengantarkan timnya ke perempat final Piala Dunia 2010. Baginya, momen ini takkan terulang dalam hidupnya.

Kesuksesan Uruguay mengalahkan Korea Selatan 2-1 pada perdelapan final, Sabtu (26/6/2010), tak terlepas dari penampilan impresif penyerang berusia 23 tahun ini. Saat laga baru bergulir delapan menit, penyerang Ajax ini berhasil membawa Uruguay unggul terlebih dulu. Ia mengoyak gawang Jung Sung-Ryong seusai berhasil memanfaatkan umpan silang Diego Forlan dari sayap kiri.Kejutan Suarez tak berhenti di situ. Saat laga nyaris berakhir imbang akibat gol balasan yang dicetak Lee Chung-Yong, dia kembali berhasil menaklukkan Jung Sung-Ryong, 10 menit jelang laga usai.
Gol Suarez terbilang sangat cantik karena bolanya keras dan melengkung sehingga membentur sisi kiri gawang dan memantul ke dalam jaring. Gol itu pun mengantarkan Uruguay ke perempat final.

"Momen ini yang selalu diimpikan. Pertandingan ini momen yang takkan terulang. Sebagai pemain sepak bola, Anda selalu ingin menampilkan permainan terbaik, apalagi di Piala Dunia. Aku bisa membayangkan yang akan terjadi di Uruguay. Mereka pantas mendapatkan kebahagiaan ini. Semua orang di belakang kami, belum lagi keluarga," jelas Suarez.

sumber:bola.kompas.com

klasemen akhir grup di piala dunia 2010

Sabtu, 26 Juni 2010

GROUP A
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Uruguay Uruguay 3 2 1 04-0 7
Meksiko Meksiko 3 1 1 13-2 4
Afrika Selatan Afrika Selatan 3 1 1 13-5 4
Perancis Perancis 3 0 1 21-4 1













GROUP B
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Argentina Argentina 3 3 0 07-1 9
Korea Selatan Korea Selatan 3 1 1 15-6 4
Yunani Yunani 3 1 0 22-5 3
Nigeria Nigeria 3 0 1 23-5 1






GROUP C
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Amerika Serikat Amerika Serikat 3 1 2 04-3 5
Inggris Inggris 3 1 2 02-1 5
Slovenia Slovenia 3 1 1 13-3 4
Aljazair Aljazair 3 0 1 20-2 1






GROUP D
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Jerman Jerman 3 2 0 15-1 6
Ghana Ghana 3 1 1 12-2 4
Australia Australia 3 1 1 13-6 4
Serbia Serbia 3 1 0 22-3 3

GROUP E
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Belanda Belanda 3 3 0 05-1 9
Jepang Jepang 3 2 0 14-2 6
Denmark Denmark 3 1 0 23-6 3
Kamerun Kamerun 3 0 0 32-5 0

GROUP F
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Paraguay Paraguay 3 1 2 03-1 5
Slowakia Slowakia 3 1 1 14-5 4
Selandia Baru Selandia Baru 3 0 3 02-2 3
Italia Italia 3 0 2 14-5 2

GROUP G
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Brasil Brasil 3 2 1 05-2 7
Portugal Portugal 3 1 2 07-0 5
Pantai Gading Pantai Gading 3 1 1 14-3 4
Korea Utara Korea Utara 3 0 0 31-12 0

GROUP H
KLASEMEN TIM MAIN M S K SG NILAI
Spanyol Spanyol 3 2 0 14-2 6
Chili Chili 3 2 0 13-2 6
Swiss Swiss 3 1 1 11-1 4
Honduras Honduras 3 0 1 20-3 1
sumber:bola.kompas.com
       







                                          

macthday 10 fifa world cup 2010

Senin, 21 Juni 2010



Pemain Brasil, Ricardo Kaka, menerima kartu kuning kedua dalam pertandingan melawan Pantai Gading pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Minggu (20/6/2010). Namun, Brasil tetap sukses menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 dan berhak masuk ke 16 besar.

Hasil itu begitu melegakan mengingat selama 20 menit pertama, Brasil kesulitan mengembangkan permainan. Usaha mereka mengalirkan serangan melalui bek kanan Maicon atau Kaka kerap patah di tengah jalan.

Untungnya, meski kerap kehilangan bola, Brasil nyaris tak terancam. Pasalnya, meski bagus dalam merebut bola, Pantai Gading buruk dalam membangun serarangan. Dalam banyak kesempatan, serangan mereka kerap gagal karena buruknya akurasi umpan.

Di tengah kebuntuan itu, Brasil mencoba melakukan serangan dari tengah, yang berujung gol Luis Fabiano pada menit ke-25. Berada di tengah kotak penalti, Fabiano berhasil menguasai umpan terobosan Kaka, dan dari sudut sempit di sisi kiri gawang, ia melepaskan tendangan yang menembus gawang Boubacar Barry.

Selandia Baru membuat kejutan. "Si Kiwi" kecil ini tampil menghentak, yang membuat semua mata orang terbelalak ketika melihat penampilan tim besutan Ricki Herbert. Bahkan, Italia pun bisa "ditamparnya".

Tergabung di Grup F bersama Italia, Paraguay dan Slovakia, Selandia Baru paling tidak diunggulkan. Dari kelompok ini, Italia menjadi terfavorit, bersama dengan Paraguay, dan mereka diprediksi akan dengan mudah meraih tiket ke babak 16 besar.

Faktanya? Selandia Baru membuat kejutan yang luar biasa.

Setelah membuat rekor baru dengan meraih poin pertama di Piala Dunia, usai menahan imbang 1-1 Slovakia pada laga perdana penyisihan grup, 15 Juni lalu, mereka kembali menuai poin di laga kedua, Minggu (20/6/10). Kali ini, "All White" membuat tamparan yang sangat keras ke wajah Italia.

Bagaimana tidak, ketika pertandingan baru berlangsung enam menit, striker Shane Smeltz telah mengoyak jala "Gli Azzurri". Gol cepat ini sempat membuat Italia frustrasi dan kebingungan karena terancam gagal mendapat tiket ke fase knock-out.

Beruntung, pada menit ke-28 wasit memberi "hadiah" penalti setelah bek Tommy Smith melanggar Daniele De Rossi di dalam kotak terlarang itu. Vincenzo Iaquinta, yang dipercaya sebagai eksekutor, dengan sempurna menjalankan tugasnya karena berhasil memperdaya kiper Mark Paston. Skor pun menjadi imbang 1-1 yang bertahan sampai laga usai.

Paraguay melapangkan jalannya menuju babak 16 besar Piala Dunia 2010. Kemenangan 2-0 atas Slovakia pada laga kedua penyisihan Grup F di Stadion Free State, Bloemfontein, Minggu (20/6/10), menjadi pembuka pintu masuk ke fase knock-out tersebut.

Enrique Vera yang lebih dulu membawa "La Albirroja" unggul lewat gol cantiknya pada menit ke-27. Setelah itu, giliran Cristian Riveros yang menggandakan keunggulan tim "Putih dan Merah" tersebut, lima menit menjelang pertandingan usai.

Dengan raihan tiga poin plus dua gol yang dihasilkan ini, membuat Paraguay langsung memuncaki klasemen sementara dengan total empat poin. Mereka berada di atas Italia, yang baru akan melawan Selandia Baru. Dan, kemenangan ini membuat langkah Paraguay ke perdelapan final menjadi sangat ringan karena hanya memerlukan minimal hasil imbang di laga terakhir. Apalagi, pada laga pamungkas nanti, mereka bertemu tim "lemah", Selandia Baru.

Sedangkan bagi Slovakia, kekalahan ini membuat posisi mereka menjadi sangat tidak aman. Martin Skrtel dan kawan-kawan terancam tidak lolos, karena dengan raihan satu poin hasil imbang lawan Selandia Baru pada laga perdana, mereka kini berada di dasar klasemen. Tambahan lagi, pada laga pamungkas nanti, Slovakia harus bertemu tim kuat Italia.

macthday 9 fifa world cup 2010

Minggu, 20 Juni 2010



Penyerang Denmark, Nicklas Bentdner mencetak gol yang membuat timnya bisa memaksakan hasil imbang 1-1 dengan Kamerun, sampai akhir babak pertama duel penyisihan grup Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Sabtu (19/6/2010).

Kamerun pantas kecewa dengan hasil tersebut. Selain bermain lebih agresif, mereka juga mampu unggul lebih dulu melalui Samuel Eto'o pada menit kesepuluh. Dari tengah kotak penalti, Eto'o berhasil menjangkau umpan Pierre Webo dan mengirimnya masuk ke sudut kanan bawah gawang Thomas Sorensen.

Gol itu melambungkan kepercayaan diri Kamerun. Mereka pun menggulirkan bola semakin cepat dan agresif. Di sisi lain, Denmark juga menggandakan daya serang untuk mencetak gol balasan. Selama sepuluh menit berikutnya, kedua kubu pun terlibat aksi saling serbu.
Gol bermula dari pergerakan Rommedahl di sisi kiri pertahanan Kamerun. Melihat Bendtner berada di tengah kotak penalti dalam apitan dua pemain lawan, ia melepasn umpan.

Bentnder kemudian menjatuhkan diri sambil menjulurkan kaki. Bola mengenai kakinya dan berbelok masuk ke gawang Hamidou Souleymanou.

Gol itu membuat pertandingan semakin panas. Kedua kubu sama-sama meningkatkan agresivitasnya untuk menambah gol. Salah satu pertarungan paling serus terjadi saat laga memasuki menit ke-40.

Ghana harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Australia pada lanjutan penyisihan Grup D Piala Dunia 2010 di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Sabtu (19/6/10). Padahal, mereka mendominasi pertandingan dan melawan 10 pemain Australia sejak menit ke-24, menyusul kartu merah yang diterima striker Harry Kewell.

Australia membuka gol pada menit ke-10 lewati Brett Holman, yang merebound bola tendangan bebas Mark Bresciano akibat blunder kiper Richard Kingson. Tetapi, kegembiraan "The Socceroos" tak bertahan lama, karena dua petaka sekaligus menimpa mereka pada menit ke-24.

Sudah mendapat kartu merah yang membuat Kewell keluar, Australia juga harus menerima hukuman penalti, karena Kewell dinilai menahan bola dengan tangannya untuk mencegah terjadinya gol akibat tendangan keras Jonathan Mensah. Asamoah Gyan yang menjadi eksekutor, dengan sempurna menjalankan tugasnya untuk mengoyak jala Mark Schwarzer. Skor imbang 1-1 bertahan sampai pertandingan usai.


Belanda hampir pasti lolos ke putaran kedua Piala Dunia 2010 setelah meraih kemenangan kedua pada penyisihan Grup E. Kemenangan itu diraih atas Jepang lewat gol tunggal Wesley Sneijder pada menit ke-53.

Dengan kemenangan 1-0, Belanda kini mengemas tiga gol tanpa balas dalam dua pertandingan fase grup. Kamerun dan Jepang masih bisa menyamai jumlah kemenangan seperti Belanda. Namun, kedua tim harus berjuang keras untuk mencetak lebih dari tiga gol agar bisa menyingkirkan Belanda dari takhta klasemen.

Keadaan berubah pada babak kedua. Setelah Robin van Persie membuang dua peluang, Wesley Sneijder mengubah skor lewat tendangan geledeknya pada menit ke-53. Dari luar kotak penalti, gelandang Inter Milan itu menyambut bola dari Van Persie dengan bidikan keras ke gawang Eiji Kawashima. Kawashima bisa menebak arah bola, tapi tonjokannya tak dapat membendung kencangnya laju bola ke dalam gawang.
sumber:bola.kompas.com

powered by Blogger | theme by M naufal irfandy | edit by M naufal irfandy